|
[26/12/05 19:01 WIB]
Dear Mbak Daysi,
Saya mohon petunjuk, saya sedang
membangun rumah dan saat ini sudah
terbentuk pondasi, karena satu
dua hal, gambar yang telah dibuat
rekan saya tidak cocok dengan
pola pondasi yang sudah terbentuk
dan saya kurang berkenan dengan
rancangan gambar yang saya miliki
saat ini (sebelumnya pondasi telah
dibuat oleh keluarga saya) jadi
bagaimana sebaikknya saya berkonsultasi,
terus terang dana yang saya miliki
sangat terbatas. Luas pondasi
yang telah terbentuk lebih kurang
7.5 x 8.5 M ( estimate 64 M2).
Sisa dana yang saya miliki lebih
kurang 40 juta (sementara pondasi
dan tiang lebih kurang 20 juta
yang sudah saya keluarkan / pekerjaan
harian) sehingga total biaya yg
saya miliki 60 juta
* Apakah kerja harian lebih baik
dari borongan karena menurut saya
upah tukang yang saya keluarkan
sangat besar) ?
* Berapakah luas kamar tidur utama
dan tamu sepantasnya?
* Apakah pemakaian celcon lebih
kuat dan ekonomis dari bata?
* Apakah pemakaian metode flooring
deck dengan plat besi untuk nge-dak
aman dan lebih ekonomis?
Atas petunjuk dan saran Mbak
saya ucapkan banyak terimakasih.
Regards
Fachriansyah-Jakarta Timur
Jawab :
Pak Fachriansyah,
Jika memang Bapak menghendaki
desain rumah dengan memanfaatkan
pondasi yang sudah dibangun sebelumnya,
tentunya Bapak bisa menyampaikannya
ke rekan Anda (saya asumsikan
dia seorang arsitek atau ahli
bangunan) sebelum desain dibuat.
Jadi desain itu nantinya tidak
akan berbeda jauh dengan pola
pondasi yang ada, jadi biaya bisa
ditekan.
Budget anda untuk masa sekarang
termasuk cukup mepet untuk bangunan
tipe standard, jika Anda faham
bangunan dan mempunyai waktu lapang
untuk mengawasi pekerjaan pembangunan
rumah, tidak ada salahnya jika
menggunakan tukang harian. Sebenarnya
tukang harian atau borongan tidaklah
jauh berbeda, itu hanya sistem
pembayarannya, yang penting adalah
profesional tidaknya tukang tersebut.
Tukang yang profesional akan bekerja
tanpa mengulur-ulur waktu meskipun
dibayar harian, dan tukang yang
profesional akan bekerja cermat
dan tidak terburu-buru meskipun
dibayar borongan. Jika pengalaman
menggunakan tukang ini adalah
kali pertama, maka saran saya
adalah menggunakan mandor dan
tukang dalam sistem borongan.
Anda tinggal memantau kualitas
kerjanya apakah sesuai dengan
yang diminta atau tidak. Anda
juga bisa tetap menggunakan harian
jika dibantu oleh mandor yang
bisa dipercaya, untuk mengawasi
pencapaian target pekerjaan bangunan
setiap harinya.
Luas Ruangan
Kepantasan luas suatu ruangan
sangat berbeda bagi tiap orang,
sesuai kebutuhan masing-masing
akan fungsi ruangan tersebut.
Apakah kamar tidur juga sekaligus
sebagai tempat untuk menyimpan
baju dan berganti pakaian? Berhias?
Bekerja? Menonton TV? Membaca?
Kebutuhan luas minimum untuk ruang
tidur bisa dihitung dari perletakan
dan ukuran perabot/furniture yang
akan digunakan (dijumlahkan semua),
dan ditambah ruang untuk sirkulasi/jalan.
Kamar tidur utama setidaknya memiliki
ukuran 12m2 (3mx4m) untuk menampung
1 bed ukuran 160x200, lemari 2-3
pintu, nakas, dan meja rias.
Begitu juga dengan kamar tidur
tamu. Berapa orang tamu yang anda
perkirakan akan menginap? Berapa
ukuran furniture yang akan digunakan?
Jika misalnya keluarga jauh sering
berkunjung, tidak ada salahnya
menggunakan tempat tidur ukuran
besar dan susun (bukan tingkat)
untuk memberi kenyamanan bagi
tamunya sekaligus kamar tetap
tampak rapi, baik untuk 1 orang
tamu maupun 4 orang tamu (misalnya
satu keluarga). Karena tempat
tidur susun akan memakan tempat
yang lebih luas jika bed bagian
bawah ditarik tentunya space yang
dipersiapkan harus lebih luas.
Ukuran ruangan 4x4 atau 3x5 cukup
memadai untuk kebutuhan ini (15-16m2).
Tentu jika anda jarang menerima
tamu, bed single ukuran 100x200
atau 120x200 cukup untuk kamar
tidur tamu, bahkan jika perlu
anda dapat menggunakan sofa bed,
jadi saat tidak ada tamu ruangan
bisa digunakan untuk ruang duduk
tambahan, dengan furniture ini
ukuran kamar yang dibutuhkan cukup
3x3 m2.
Beton Ringan Aerasi dan bata
Nilai ekonomis tentu tergantung
sudut pandang dan prioritasnya.
Yang pasti dengan ukuran yang
"sama" maka beton ringan
aerasi (diantaranya bermerk Celcon
dan Hebel) memiliki berat yang
lebih ringan sehingga pembebanan
pada struktur dibawahnya juga
lebih kecil, sehingga dimensi
struktur kaki/penopang juga bisa
lebih kecil. Beton ringan aerasi
untuk dinding sendiri memiliki
banyak pilihan ukuran, jika memilih
yang berukuran lebih tipis tentunya
dimensi ruang sedikit menjadi
lebih luas dibanding menggunakan
bata. Kelebihan lain beton ringan
aerasi adalah dalam hal insulasi
panas dan suara (tentu saja perbandingannya
dengan bata haruslah apple to
apple alias dengan ukuran yang
sama). Dari segi harga saat ini
beton ringan aerasi masih lebih
mahal dibanding bata, dan pemasangannyapun
direkomendasikan menggunakan semen
instan yang juga lebih mahal dibanding
campuran manual semen-pasir.
Penggunaan Flooring Deck untuk
Dak
Pembuatan dak memang bisa menggunakan
berbagai cara/metode, salah satunya
adalah dengan flooring deck. Aman
atau tidaknya adalah sama dengan
metode yang lain, selama pembuatannya
dilakukan oleh orang yang profesional
tentunya akan aman. Bahkan dari
segi waktu maka penggunaan flooring
deck bisa menghemat cukup lumayan
apalagi jika tulangannya menggunakan
wire mesh sekalian. Dari segi
pengeluaran memang sedikit lebih
mahal, namun relatif tergantikan
dengan berkurangnya perancah yang
harus digunakan, penghematan dari
bahan cor yang digunakan, dan
penghematan dari upah harian tukang
karena waktu yang lebih cepat.
Selamat membangun.
|