|
[26/12/05 09:42 WIB]
Hai mbak Daysi,
Jika berkenan , saya mohon bantuannya
untuk desain rumah dengan ukuran
7x14 m2. Tanah ini sendiri ada
didalam tanah keluarga, dimana
letak tanah ini adalah persis
dibelakang rumah orang tua.
Kebutuhan ruangnya sendiri sbb
:
- 2 Kamar (kamar utama & kamar
anak) (kamar ini, pinginnya terhubung
dengan pintu dorong didalamnya)
- ruang sholat
- 1 Kamar mandi yang ada dikamar
utama (ukuran agak besar yea mbak..biar
asik)
- 1 kamar mandi diluar
- ruang tamu (ga perlu terlalu
besar)
- ruang keluarga & ruang makan
yang nyambung aja (ga perlu sekat)
- taman, kecil aja di dlm rumah
- dapur
- tempat cuci pakaian
- beranda kecil di depan pintu
ruang tamu (untuk duduk2 sore...)
- carpot (kalau masih mungkin)
Adapun di sisi yang panjangnya
14m tersebut (sisi utara), didepannya
ada jarak sekitar 4m ke teras
belakang rumah orang tua. Lalu
di sisi 14m satunya lagi (sisi
selatan)merupakan tembok pembatas
dengan rumah yang ada dibelakang
rumah orang tua. Sisi barat juga
dibatasi oleh tembok rumah orang
lain. Mohon berikan alternatif
jika memang ada hal2 yang tidak
mungkin dilakukan dengan lahan
seluas tanah yang ada yea mbak.
Saya yakin design yang mbak berikan
pasti sudah mempertimbangan banyak
hal... Mohon bantuannya yea mbak,
makasih banget sebelumnya.
Tri Kuncorowati
NB:Oh yea mbak, mungkin ga yea
ada design bahwa kamar mandi itu
bisa dua pintu. Maksud saya, bisa
access dari kamar utama dan dari
luar, jadi agak irit yea.
Site
plan klik disini
Jawab :
Mbak Tri,
Karena lahan mbak berada di dalam
komplek tanah keluarga, dan berada
di "belakang" maka asumsi
saya adalah lahan mbak tidak terkena
aturan garis sempadan.
Semua keinginan mbak bisa dipenuhi
dalam desain rumah satu lantai.
Carport saya letakkan di sisi
barat lahan, dekat dengan jalan
masuk mobil, sekaligus jika nantinya
dibuatkan pergola/canopy bisa
sekaligus meneduhkan sisi barat.
Namun carport saya buat agak mepet
dengan tembok tetangga di selatan,
agar jika ada kendaraan yang diparkir
di carport tetap tidak menutupi
pandangan dari arah teras ke gazebo/taman.
Kamar-kamar saya letakkan di
sisi timur, sisi yang paling teduh
dan paling privat. Sengaja bagian
pintu saya buat sedikit masuk
ke dalam agar dari arah pintu
rg tamu tidak langsung terlihat,
sekaligus memperluas dinding kosong
yang di sisi ruang keluarga untuk
penempatan TV dll. Begitu juga
kamar mandi 2 in1 (kamar mandi
dalam sekaligus luar) yang pintunya
juga sedikit dimasukkan agar orang
di ruang keluarga dan ruang makan
tidak "terganggu" pemandangannya
jika ada yang menggunakan kamar
mandi. Di dalam rumah terdapat
taman dalam yang bagian atasnya
sebaiknya dibuat terbuka atau
semi terbuka karena taman dalam
ini juga sebagai sumber cahaya
dan untuk menjaga sirkulasi udara
dalam rumah. Antara ruang keluarga
dan taman dalam ini bisa dibuka
bebas atau diberi pintu harmonika/geser
agar bisa dibuka tutup sesuai
kebutuhan dan keinginan.
Ruang sholat terdapat dekat kamar
mandi untuk memudahkan mengambil
wudhu, dan menghadap barat. Ruang
sholat ini jika ingin dibuat permanen
maka lantainya bisa ditinggikan
10-15cm dari lantai rg makan+rg
keluarga, dan disekat permanen
sebagian sisinya namun sekatnya
sebaiknya berupa kisi-kisi agar
ruang makan masih mendapat udara
tambahan dari arah jendela di
ruang sholat. Namun jika ada kemungkinan
mbak Tri membutuhkan expansi atau
perluasan ruang tambahan jika
sewatu-waktu ada acara di rumah,
maka ruang sholat dibuat dengan
ketinggian lantai yang sama dengan
ruang makan dan ruang keluarga,
cukup diberi tambahan karpet sebagai
penanda ruang sholat yang sewaktu-waktu
bisa digulung, dan diberi sekat
non permanen misalnya vertical
blind.
Gambar
denah saran lihat di sini
|