|
[14/09/2005 15:23 WIB]
Ibu,
Saya dapat informasi kalo kita
bisa sharing mengenai masalah
rumah. Saya minta bantuannya ya..
Saya baru beli rumah dengan design
asli terlampir. Nah saya ingin
merenovasi rumah asli saya dengan
rencana design terlampir (pdf
file), tapi saya bingung bagaimana
model bangunan dan atapnya karena
saya nda mau merubah atap dan
bangunan yang ada, kecuali dindingnya
sebagian. Tambahan, rumah saya
di hook. Trus jika ibu punya ide
yang lain (maksudnya ide lain
yang berbeda tentang renovasinya,
bisa disertakan sekalian). Saya
dengan senang hati memberikan
informasi tambahan jika diperlukan.
Tarmiji Ahan
Denah
awal klik di siniDenah
rencana renovasi klik disini
Jawab :
Bapak Tarmiji ,
Seperti yang Bapak sebutkan,
rumah yang Bapak beli berada di
hook, yang berarti diapit oleh
jalan di dua sisinya.. Rumah di
hook memang memiliki lahan yang
lebih luas, tapi sedikit tricky
karena tidak seluruh lahan tersebut
bisa dibangun. Itu karena adanya
aturan mengenai garis sempadan
bangunan, yang jika dilihat dari
denah asli rumah maka kemungkinan
garis sempadannya adalah 3 meter
dari tepi lahan yang berbatasan
dengan jalan. Dalam batas 3m itulah
tidak boleh dibuat bangunan permanen.
Oleh karena itu dengan sangat
menyesal saya sangat tidak merekomendasikan
gambar rencana renovasi yang Bapak
sampaikan, karena garasi, ruang
pembantu, gudang, dan kamar mandi
pembantu yang Bapak gambar berada
di bagian yang tidak boleh dibangun.
Sebagai gantinya saya juga buatkan
gambaran solusi alternatif untuk
menampung ruang-ruang yang Bapak
Tarmiji butuhkan tapi masih dalam
koridor aturan yang ada.. sesuai
keinginan Bapak, maka bagian atap
tidak banyak mengalami perubahan
terutama pada bagian muka, garasi
dapat tertampung di bagian belakang
lahan dengan akses dari sisi jalan
yang samping, carport dibuat menyamping
karena lebar yang tersedia hanya
3m, untuk itu diperlukan pintu
pagar yang sedikit lebih lebar
(+/- 4-5m) untuk memudahkan manuver
mobil, kecuali jika Bapak tidak
membutuhkan carport (karena sudah
ada satu di depan). Lain halnya
jika Bapak ingin menyatukan carport
dengan garasi maka carport aslinya
jika tidak diperlukan bisa dihilangkan
dan diganti untuk taman atau untuk
perluasan kamar tidur depan. Kamar
mandi dalam menggunakan kamar
mandi existing dengan pemindahan
letak pintu, dan kamar mandi yang
baru dibuat disebelahnya untuk
memudahkan perpipaan. Oleh karena
itu maka pintu-pintu kamar dipindahkan
letaknya, dan ruang keluarga sedikit
diperpanjang ke belakang tapi
tetap menyisakan taman belakang
(penting untuk udara dan pencahayaan),
sehingga bagian atap di atas ruang
tamu dan ruang keluarga bisa disamakan
tingginya dengan atap diatas kamar
tanpa terlalu banyak merombak.
Kalaupun tidak ingin disamakan
tinggi atapnya, maka bisa dibuat
extension atap dibagian ruang
keluarga. Lain halnya dengan garasi,
karena cukup lebar (2,75m), jika
atap rumah induk tidak terlalu
tinggi maka tidak memungkinkan
dibuatkan extensionnya, jadi sebaiknya
atap dibuat terpisah, berupa dek
beton, atau atap polycarbonat,
atau asbes (yang pasti bahan penutup
atap yang tidak membutuhkan kemiringan
curam).
Dapur lama sesuai rencana Bapak,
digunakan sebagai kamar anak,
dan dapur baru dibuatkan dibelakangnya.
Kamar mandi pembantu di pojok
lahan dekat dengan tangga putar
mengakses ke tempat jemur dan
kamar pembantu + gudang. Untuk
sementara kamar pembantu saya
pilihkan yang di atas kamar mandi
pembantu untuk memudahkan komunikasi
jika pembantu tersebut diperlukan
di rumah induk, namun jika diinginkan
bisa ditukar fungsikan dengan
gudang di bagian depan.
Selamat merenovasi,
Gambar
denah saran lihat di sini
|