|
[14/09/2005 13:38 WIB]
Assalammualaikum Wr.Wb
Ibu Daysi Mahargyani, ST, saya
sekarang memiliki tanah berukuran
10 x 11,2 m dan letaknya di hook.
Kelak akan dibangun sebuah rumah
dengan konsep minimalis 2 lantai
dengan 3 kamar tidur (1 kamar
tidur utama dilantai bawah dengan
dilengkapi kamar mandi dan 2 kamar
tidur di lantai atas), 2 kamar
mandi (dilantai atas dan dilantai
bawah), dapur, garasi mobil, carport,
ruang tamu, gudang, ruang keluarga
dan ruang makan. Dan kami ingin
rumah kami bisa menghadap pada
kedua sisi karena hook tersebut.
Dengan tanah sedemikian rupa mampukah
mencukupi kebutuhan yang ada dan
kalo bisa tolong digambarkan sketsanya?
Terimakasih sebelumnya.
Wassallam,
Dedy Iskandar
Jawab :
Bapak Dedy Iskandar,
Seperti yang Bapak sebutkan,
lahan Bapak berada di hook, yang
berarti diapit oleh jalan di dua
sisinya.. Rumah di hook memang
memiliki lahan yang lebih luas,
tapi sedikit tricky karena tidak
seluruh lahan tersebut bisa dibangun.
Itu karena adanya aturan mengenai
garis sempadan bangunan. Karena
tidak disebutkan, untuk sementara
saya asumsikan garis sempadannya
adalah 3 meter, jadi dalam jarak
3meter dari tepi lahan yang berbatasan
dengan jalan tidak boleh didirikan
bangunan permanen.
Berikut saya buatkan sketsa solusi
alternatif untuk menampung ruang-ruang
yang Bapak Dedy butuhkan. Carport
dan garasi adalah ruang yang cukup
memakan tempat, di sini saya tempatkan
di lahan yang berbatasan dengan
tetangga, dengan bagian carport
saya buat menyamping memanfaatlkan
lahan di bagian sempadan. Untuk
itu nantinya pintu pagar dibuat
lebih lebar untuk memudahkan manuver
mobil. Ruang tamu dan ruang keluarga
dibuat tanpa sekat masif, namun
bisa diberi vertical blind / sekat
non permanen sehingga jika dibutuhkan
maka kedua ruangan tersebut bisa
disatukan untuk menampung tamu
yang lebih banyak. Kalaupun kurang
luas juga, maka sebagai alternatif
ruang tamu bisa diextend ke arah
garasi, dengan membuka pintu geser
di dinding ruang tamu yang berbatasan
dengan garasi, untuk itu tentunya
garasi juga memerlukan finishing
yang apik.
Sesuai keinginan Bapak, rumah
menghadap ke kedua sisi jalan,
dari ruang keluarga juga terdapat
pintu geser ke arah patio di taman
samping yang bisa diberi meja-kursi
taman untuk duduk-duduk saat cuaca
cerah. Sementara tangga &
kamar mandi umum berada di pojok
bangunan sebagai penegas style
minimalis untuk finishing luarnya.
Ruang makan disatukan dengan
dapur untuk menghemat ruang, menghadap
ke taman dalam, taman ini pentinglho
untuk menjaga aliran udara dan
sumber cahaya supaya rumah nyaman
dihuni, sehingga semua ruangan
dalam rumah ini nantinya mempunyai
akses bukaan sendiri-sendiri untuk
udara segar dan cahaya matahari.
Tampilan eksterior sesuai keinginan
Bapak, saya buatkan sketsa alternatif
design minimalis dengan pendekatan
tropis. Dinding luar tangga difinish
semen yang ditrowel sehingga mebentuk
garis-garis horisontal, dipadukan
dengan permainan perletakan glassblock
sebagai sumber cahaya di ruang
tangga bagian depan, dan jendela
kaca panjang di sisi lainnya.
Gambar
denah saran lihat di sini
|